Kamis, 02 Oktober 2014

Salahi Aku

Sejak Kujumpa Dia ada yang mengganguKucoba tuk setia hati menentu

Ku sadari diri ini tlah punya kekasihNamun tak ku ingkari ku rindu padanyaMungkin memang benar aku yang salahKu sadari ku akui kujatuh cinta lagi

Ku sadari diri ini tlah punya kekasihNamun tak ku ingkari ku rindu padanyaMungkin memang benar aku yang salahKu sadari ku akui kujatuh cinta lagi

Adakah artinya kejujuran nuraniBila Semua lukai hati nan suci

Ku sadari diri ini tlah punya kekasihNamun tak ku ingkari ku rindu padanyaMungkin memang benar aku yang salahKu sadari ku akui kujatuh cinta lagi

Kusadari kuakui kujatuh cinta lagiKujatuh cinta lagi

Pagi ini, nyampe kantor buka laptop nyalain playlist yang keputer lagu diatas, memori langsung melanglang buana mengingat sebuah kisah tentang seseorang yang mempunyai ketertarikan pada orang lain padahal dirinya sudah punya pasangan.
Semua orang menyalahkan, mungkin diri ini ikut menyalahkan sampai akhirnya memilih untuk berpikiran positif. 
Memangnya perasaan bisa di salahkan? atau kita yang harus disalahkan karena membiarkan perasaan itu tumbuh? 
Yah, mungkin gue akan memilih poin kedua.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar